Kamis, 21 April 2011

21 April......Hari KARTINI ....adalah IBU-KU

"Dan apabila mata ibumu sudah tertutup, maka hilanglah satu keberkahan di sisi Allah SWT, yaitu doa seorang Ibu"

Kartini, .....Pahlawan wanita yang berjuang demi negara sekaligus juga berjuang sebagai  sebagai Ibu....
Seorang Ibu adalah juga berjuang sekaligus menjadi "Pahlawan" bagi Keluarganya...

Ada pepatah, dibalik kesuksesan seorang pria pasti ada peran wanita dibelakangnya....kalau bukan seorang Ibu, tentu istrinya....atau anak perempuannya......  banyak contohnya ...:)

Ibu teramat sangat besar jasanya bagi hidup seseorang. Tidak dapat dibandingkan dengan manusia mana  pun. Sungguh keliru jika orang menganggap ada orang lain yang lebih berjasa bagi dirinya selain Ibunya sendiri.

:: MENJUMPAI IBU

Cerita tentang seorang ibu....
mengingatkanku seorang ... dialah ibuku.... aku memanggilnya Mamah...
Waktu itu, karena penempatan dinasku yang jauh dari kota kelahiranku, .....,biasanya sering kukunjungi... karena jarang pulang kampung, kecuali hanya pada saat Hari Raya Lebaran saja, baru kukunjungi ....
Merasa cukup bicara di telepon, Ibu selalu menghibur...."jangan hawatir, Mamah sehat-sehat saja...yang penting kamu jaga kesehatan..."  tidak lupa selalu diakhiri dengan doa-doanya...

Empat tahun kemudian sejak penempatanku di Jawa Timur....mendapat kabar Ibu Sakit.... akhirnya kupaksakan pulang...

Perjalanan menuju Kota Bandung, terbaik adalah Kereta Api.....walau cukup memakan waktu ..sekitar 12 Jam-an ...baru sampai di Kota Bandung...dalam perjalananku, tidaklah begitu nyaman...selain memang punya kebiasaan tidak bisa tidur dalam perjalanan, ...lebih khusus lagi...perjalanan ini menemui Ibuku yang sedang sakit...

Ibuku memang ada penyakit yang diderita...tapi kali ini....agak berat, sehingga harus masuk rumah sakit...sampai-sampai, selama bermalam di Kereta Api, tidurku tidak dapat kunikmati .....

Di salah satu Rumah Sakit milik negara di kota itu.....ibuku dirawat..
Setelah melalui lorong panjang di Rumah Sakit......akhir kujumpai Ruangan itu....
Bukan di ruang VIP, atau Ruangan yang Wahh....tapi cukuplah untuk perawatan Opname...Ruangan sederhana, bercat Putih khas Rumah Sakit.....ditengahnya...Tempat Tidur Rumah Sakit......dan aku masuk ke dalam ruangan itu, kulihat satu dari Paman-ku, sedang duduk, sambil menunggu dengan bacaaan Surat kabar lokal sebagai hiburan......kulihat, Ibuku sedang tidur.....

Setelah ngobrol sebentar dengan Pamanku, aku minta pamanku pulang saja...kugantikan posisinya untuk menunggu ibu....
Setelah pulang, ... aku perhatikan wajah ibuku,..... pucat... kurus, kelihatan lemah...dengan infus di tangan kirinya....dan selang oksigen ....
Dengan kursi kecil dipinggir tempat tidur itu.....aku duduk....
kuraih tangan ibu, dan ...kuusap....sambil kuucap lirih...."cepet sembuh ya Mah...."
dan aku menunggunya...

:: PENYESALAN ITU

Tak kuat dengan kantukku, karena gak bisa tidur selama di perjalanan.....
kusandarkan kepalaku disisi tempat tidur ibu, masih dengan kursi kecil itu...
dan ....kesedihan yang luar biasa...menyelimuti perasasaanku saat itu...

Dalam lamunanku....aku mengingat semua kenakalanku.... kebandelanku pada ibu... kebandelan sebagai anak-anak..... karena ketidakmengertianku tentu saja...
Lalu....dalam hati aku bergumam...

"Mamah...maafkan saya ya ....maafkan semuanya.... maafkan saya yang tidak berbakti...., yang gak bisa membantu pengobatan dan mengirim ibu di Rumah Sakit yang terbaik..." mengingat kondisi keuanganku saat itu...tentu saja belum dapat membantu ibu untuk pengobatan sepenuhnya....

walaupun ada keinginan untuk memberikan yang terbaik, tapi apadaya....apalagi dengan penyakit kronis yang diderita ibu...aku hanya bisa tertunduk.....dan tak terasa, air mata mengalir....dan merembes di sprei putih itu...

Dalam, lamunanku itu....tiba-tiba...terasa tangan halus ...mengelus rambutku...dan terdengar lirih "Endaa....." menyebut nama(panggilan)-ku... sedikit kaget, aku pun mengangkat wajahku....  "iya..Mah..." seolah ibuku masih ingin berkomunikasi....tapi tidak bisa....dan aku hanya memegang tangan dan bicara seperlunya...hanya untuk menenangkan ibu, biar tetap istirahat....

singkat cerita...
Empat hari berselang setelah kedatanganku....kelihatannya ibu semakin baik...dan kuputuskan kembali ke Jawa Timur, karena masa cutiku yang terbatas...

Saat ini, .....saya tulis cerita ini ....kusampaikan penyesalanku..... penyesalan, karena selain karena masa laluku, belum dapat membahagiakan ibu .........juga tidak bisa merawat ibu ditempat yang baik, dokter terbaik, RS yang terbaik.....dan pendampingan yang terbaik .....walaupun ibu pasti akan memakluminya...dan selalu memaklumi.... bahkan, selalu  memahami dengan bonus doa-doanya untuk aku anakmu.........tapi  saya masih YAKIN, ....ibuku yang sudah berada "diatas sana"....yang telah dipanggil Maha Kuasa...akan mengerti penyesalanku.... dan menyaksikan betapa aku, anakmu menyesalinya.....maafkan aku buu..

Kejadian itu, selalu kuingat......
dan Itulah yang selalu kuingat, tanggal 21 April 2004...tepat di hari Karitini itu .....ibuku meninggalkan dunia fana ini...menemui sang Khalik... doaku ..semoga ibu disana diberikan kelapangan dan dengan segala amal baikmu, mendapatkan tempat yang layak yaitu Surga....yang lebih indah dari sekedar kehidupan dunia yang hanya sesaat ini...
.......bukan sebuah keluh kesah..... karena inilah kehidupan...kehidupan seorang Ibu...

Bagi anda yang masih memiliki orang tua yang masih hidup, manfaatkanlah waktu ini...karena ini adalah kesempatan kedua Anda, untuk membaktikan diri ...sebagai bukti balas budi atas pengorbanan orang tua yang telah mendidik dan membesarkan Anda hingga saat ini....

Ketika Orang tua ...Ibu atau Bapak.....sudah terbujur kaku didepan kita, tidak ada lagi yang bisa anda perbuat...tidak ada lagi yang bisa dirasakan oleh orang tua kita.

Pesan saya, buatlah orang tua senang....apapun kesulitan anda, berikan senyum-mu.....biarlah kesulitan itu milik anda, ...tapi didepannya...puaskanlah orang tua kita, berbuat baiklah kepada keduanya...agar mereka merasa tidak menyesal telah mendidik kita... untuk Ibu....karena dalam alam rahimnyalah seluruh perasaan cinta dan kasih ibu dan Ayah dicurahkan  terhadap anaknya....yaitu anda...

Dan jangan lupa...doakanlah.....
Semoga menjadi hikmah bagi anda....mohon maaf bila ada kekurangan


Salam,
Hendrawan











Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Atas kunjungan dan Komentar, saya mengucapkan Terima kasih, semoga bermanfaat, dapat memupuk pikiran positif & selalu dapat mensyukuri Nikmat Allah swt ..., ..Aamiin yra.

Salam,
Hendrawan